Untuk posting kali ini, saya akan
membahas tentang perencanaan ruko dua lantai dengan program bantu STAAD
Pro 2004. Kenapa kok saya sebut dengan program bantu?, yaitu karena
STAAD hanya kita posisikan sebagai alat bantu hitung saja, sedangkan
verifikasi hasil desain dan pengambil keputusan (judgement) tetap
ditentukan oleh kita sebagai aktor utama (main aktor) dari perencanaan
ruko ini,
Jadi STAAD ya STAAD, dia sebatas alat bantu program, bukan alat bantu yang memprogram kita. segala keputusan tetap kembali kepada kita
Nah...agar
segala keputusan yang kita ambil tetap pada kendali kita, maka
pengetahuan dasar yang cukup terhadap program dan mekanika teknik dirasa
sangat penting sekali, karena pada dasarnya program aplikasi rekayasa
teknik dituntut pengetahuan dasar yang mencukupi dari pengguna agar
dapat memvalidasi dan memverifikasi hasil perhitungan berdasarkan ilmu
mekanika teknik. Gunanya agar kita dapat mempertanggungjawabkan hasil
analisa dalam aplikasi dibidang rekayasa teknik, baik dalam lingkup
akademik ataupun profesional.
Mengapa saya mengatakan ini?….
Setidaknya ini adalah salah satu hal yang menyebabkan saya mengatakan ini